Menyampaikan Amanah


Allah Ta’ala berfirman,

وَالَّذِيْنَ هُمْ لآَماَناَتِهِمْ وَعَهْدِهِمْ راَعُوْنَ

Dan mereka yang memelihara dengan baik, amanah yang dipercayakan kepadanya, maupun janji yang telah dibuatnya. (QS. Al-Mu`minun : 8).

 

Memelihara amanah ialah menjaga amanah dan menyampaikannya kepada yang mustahaq, karena menyampaikan atau melaksanakan amanah itu hukumnya wajib, termasuk cabang dari iman. Amanah adakalanya perkataan, adakalanya benda yang harus disampaikan, termasuk pesan dan titipan. Amanah dengan tertulis adalah yang paling kuat dan yang paling jelas, dibanding dengan amanah melalui lisan. Perhatikan ayat berikut ini,

إِنَّ اللهَ يَأْمُرُكُمْ أَنْ تُؤَدُّوا اْلأَماَناَتِ إِلَى أَهْلِهَا

Sungguh Allah menyuruh kamu untuk menyampaikan amanah itu kepada ahlinya (yang berhak menerimanya). (QS. An-Nisa` : 58).