Sifat tercela ialah, sifat-sifat yang tidak terpuji karena timbul dari hati yang keji dan fikiran yang dikendalikan hawa nafsu. Sifat-sifat tercela tersebut adalah :
- Takabbur/sombong
- Ria/pamer
- Hasad/iri
- Khianat/munafik
- Bakhil/pelit
- Zalim
- Su`u al-Zhan (buruk sangka)
Orang mukmin pasti menjauhi sifat-sifat tercela karena selain dosanya besar, efeknya juga berbahaya dalam kehidupan dan menyinggung orang lain. Tentang takabbur, Rasul saw bersabda,
لاَ يَدْخُلُ الْجَنَّةَ مَنْ كاَنَ فِيْ قَلْبِهِ مِثْقاَلُ ذُرَّةٍ مِنْ كِبْرٍ
Tidak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya ada sombong walau sebesar atom. (HR. Muslim).
Mengenai ria, Rasulullah saw bersabda,
إِنِّيْ أَخْوَفُ مَاأَخاَفُ عَلَيْكُمْ الشِّرْكُ اْلأَصْغَرُ وَهُوَ الرِّياَءُ
Sesungguhnya saya sangat takut sekali kapadamu suatu sifat yang disebut syirik ashgar yakni ria. (HR. Ahmad).
Adapun soal dengki Rasul saw bersabda,
إِياَّكُمْ وَالْحَسَدَ فَإِنَّ الْحَسَدَ يَأْكُلُ الْحَسَناَتِ كَماَ تَأْكُلُ الناَّرُ الْحَطَبَ
Jauhilah dengki karena dengki memakan kebaikan sebagaimana api menghanguskan kayu baker kering. (HR. Abu Daud).
Sedangkan mengenai khianat, Rasul saw bersabda,
آَيَةُ الْمُناَفِقِ ثَلاَثٌ إِذَا حَدَّثَ كَذَبَ وَإِذاَ ؤْتُمِنَ خاَنَ وَإِذاَ وَعَدَ أَخْلَفَ
Tanda-tanda orang munafik ada tiga, bila bicara ia dusta, bila diamanati ia khianat dan bila berjanji ia ingkari. (HR. Muslim).
Sementara tentang sifat bakhil/pelit, Rasul saw bersabda,
البَخِيْلُ بَعِيْدٌ عَنِ اللهِ وَعَنِ الناَّسِ وَعَنِ الْجَنَّةِ وَقَرِيْبٌ مِنَ النَّارِ
Orang bakhil/pelit jauh dari Allah, dari manusia, dari surga dan dekat dengan neraka. (HR. Ahmad).
Sedangkan sifat zalim ada diriwayatkan dalam hadis qudsi, dari firman Allah yaitu,
إِنيِّ حَرَّمْتُ الظُّلْمَ عَلىَ نَفْسِيْ فَلاَ تَظاَلمَوُاْ بَيْنَكُمْ
Sesungguhnya Aku haramkan zalim kepada diriKu, maka janganlah kamu saling menzalimi. (HR. Muslim).
Adapun zifat su`u al-zhan (buruk sangka), mencurigai orang lain tanpa alasan, sesuai dengan firman Allah Swt,
ياَأَيهُّاَ الَّذِيْنَ آَمَنوُاْ اجْتَنِبُوْا كَثِيْراً مِنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ
Wahai orang yang beriman, jauhilah banyak buruk sangka karena dia sebagian dari dosa. (QS. Al-Hujarât : 12).