Zakat adalah kadar harta yang tertentu, diberikan kepada mustahaqnya dengan beberapa syarat. Hukumnya wajib. Firman Allah Ta’ala menyatakan,
وَأَقِيْمُوا الصَّلاَةَ وَأَتوُا الزَّكاَةَ
Dan dirikanlah shalat dan tunaikan zakat. (QS. An-Nisa` : 77).
Rasulullah saw., menegaskan,
بُنِيَ اْلإِسْلاَمُ عَلَى خَمْسٍ شَهاَدَةُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَأَنَّ مُحَمَّداً رَّسُوْلُ اللهِ وَإِقاَمِ الصَّلاَةِ وَإِيْتاَءِ الزَّكاَةِ وَحَجِّ الْبَيْتِ وَصَوْمِ رَمَضاَنَ
Didirikan Islam itu atas lima dasar; kesaksian bahwa tidak ada tuhan yang hak melainkan Allah dan bahwa Nabi Muhammad itu pesuruh Allah, mendirikan shalat lima waktu, membayar zakat, mengerjakan haji, berpuasa pada bulan Ramadhan. (Muttafaq ‘alaih).
Adapun zakat fitrah, yaitu membayar zakat dari makanan pokok 3,1 liter, atau 2,7 kilogram, kepada fakir miskin, setiap menjelang shalat ‘Idul Fitri. Ini wajib atas setiap orang Islam, laki-laki perempuan, besar-kecil, merdeka ataupun budak. Rasulullah saw., menyatakan,
عَنِ ابْنِ عُمَرَ قاَلَ, فَرَّضَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ زَكاَةَ الْفِطْرِ مِنْ رَمَضاَنَ عَلَى الناَّسِ صاَعاً مِنْ تَمَرٍ أَوْ صاَعاً مِنْ شَعِيْرٍ عَلَى كُلِّ حُرٍّ أَوْ عَبْدٍ, ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَى مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ. (وَفِي الْبُخاَرِي وَكاَنَ يُعْطُوْنَ قَبْلَ الْفِطْرِ بِيَوْمٍ أَوْ يَوْمَيْنِ)
Hadis dari Ibn ‘Umar, dia berkata, Rasulullah saw., mewajibkan zakat fitrah (berbuka) bulan Ramadhan sebanyak satu sha’ (3,1 liter) kurma kering, atau gandum, atas tiap-tiap orang muslim, merdeka atau hamba, laki-laki atau perempuan. (Dan di dalam hadis Bukhari, mereka bayar fitrah itu sehari atau dua hari sebelum hari raya). (HR. Bukhari Muslim).