وَمَنْ يُعَظِّمْ شَعاَئِرَ اللهِ فَإِنَّهاَ مِنْ تَقْوَى الْقُلُوْبِ
Dan barang siapa yang mengagungkan syi’ar-syi’ar agama Allah (Islam), maka sesungguhnya itu termasuk ketaqwaan hati. (QS. Al-Hajj : 32).
Selanjutnya Allah menyatakan,
لاَتُحِلُّواْ شَعَائِرَ اللهِ
Janganlah kamu melanggar (menodai) lambang-lambang (tempat-tempat) syi’ar kesucian agama (Islam). (QS. Al-Maidah : 2).
Syi’ar Allah Ta’ala ialah mengagungkan upacara dan ajaran Islam hingga nampak semarak gebyar syari’at Islam itu di tengah-tengah masyarakat, termasuk hari raya, peringatan hari besar Islam, dan yang lainnya.
Mengagungkan syi’ar artinya menyemarakkan ciri-ciri Islam di berbagai lini, termasuk membangun mesjid yang megah, Musbaqah Tilawatil Quran, dan pawai takbiran, yang dilandasi niat karena Allah Ta’ala, atau Li i’lai Kalimatillah Hiyal ‘Ulya atau demi Allahu Akbar.