Cemburu yang Benar


CEMBURU YANG BENAR

Cemburu yang benar itu adalah tanda cinta dan tanda ingin memperbaiki diri. Cemburu suami kepada istri hukumnya wajib, dan cemburu dalam bidang agama dianjurkan. Rasulullah saw menyatakan,

لاَحَسَدَ إِلاَّ فِي اثْنَتَيْنِ, رَجُلٌ آَتاَهُ اللهُ مَالاً فَسَلَّطَهُ عَلَى هَلَكَتِهِ فِي الْحَقِّ وَرَجُلٌ آَتَاهُ اللهُ عِلْماً فَهُوَ يَعْمَلُ بِهِ وَ يُعَلِّمُهُ الناَّسَ

Tidak boleh iri (cemburu) kecuali kepada dua orang, seseorang yang diberi Allah harta benda lalu ia gunakan di jalan yang diridhaiNya, seseorang yang diberi ilmu lalu ia amalkan ia ajarkan kepada orang banyak. (HR. Muslim)

 

Kepada dua orang inilah kita harus cemburu atau iri, agar kita dapat berlaku seperti mereka. Adapun cemburu suami kepada istri hukumnya wajib, mesti demi agama dan demi menjauhi fitnah, karena wanita lemah.