Rasulullah saw bersabda,
قاَلَ رَسُوْلُ اللهِ صلى اله عليه وسلم, ثَلاَثٌ مَنْ كُنَّ فِيْهِ وَجَدَ حَلاَوَةَ اْلإِيماَنِ أَنْ يَّكُوْنَ اللهُ وَرَسُوْلُهُ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِماَّ سِواَهُماَ وَأَنْ يُّحِبَّ الْمَرْءُ لاَ يُحِبُّهُ إِلاَّ للهِ وَأَنْ يَّكْرَهَ أَنْ يَّعُوْدَ فيِ الْكُفْرِ بَعْدَ أَنْ أَنْقَذَه ُاللهُ مِنْهُ كَماَ يَكْرَه ُأَنْ يُّلقْىَ فِي الناَّرِ
Telah bersabda Rasul saw., Ada tiga hal, bila ada pada diri seseorang niscaya ia telah menemukan manisnya (lezat) iman, yaitu bahwa Allah dan rasulNya lebih ia cintai dari segala lainNya, dan bahwa ia tidak mencintai seseorang kecuali karena Allah Ta’ala dan bahwa ia sangat membenci kepada kekufuran sebagaimana ia benci untuk dicampakkan ke dalam api neraka.
(HR Bukhari Muslim).
Adapun cara-cara mencintai Allah Ta’ala itu dapat dilakukan dengan :
1. Menjalankan semua perintahNya dan menjauhi segala laranganNya.
2. Menjalankan sunnah RasulNya.
3. Memperbanyak qirâ’ah al-Qurân (membaca Al-Quran)
4. Memperbanyak shalat sunnah.
5. Memperbanyak zikrullâh dalam lisan dan hati.
Ciri orang yang dicintaiNya sebagaimana firmanNya,
يَاأَيهُّاَ الَّذِيْنَ آَمَنُوْا مَنْ يَّرْتَدُّ مِنْكُمْ عَنْ دِيْنِهِ فَسَوْفَ يَأْتىِ اللهُ بِقَوْمٍ يُحِبُّهُمْ وَ يُحِبُّوْنَهُ أَذِلَّةٌ عَلَى الْمُؤْمِنِيْنَ أَعِزَّةٌ عَلىَ الْكاَفِرِيْنَ يُجاَهِدُوْنَ فِي سَبِيْلِ اللهِ وَلاَ يَخاَفُوْنَ لَوْمَةَ لاَئِمٍ ذاَلِكَ فَضْلُ اللهِ يُؤْتيِهِ مَنْ يَّشاَءُ وَاللهُ واَسِعٌ عَلِيْمٌ
Hai orang-orang yang beriman, barang siapa yang murtad di antara kamu dari agamanya (Islam), maka akan diganti Allah mereka, dengan suatu generasi yang dicintai Allah, dan merekapun mencintaiNya pula, (merekalah) yang merendahkan diri (hormat dan lemah lembut) terhadap orang-orang yang beriman, bersikap tegas dan keras terhadap orang-orang kafir, berjihad di jalan Allah dan tidak takut terhadap kecaman (intimidasi) orang. Demikianlah karunia Allah diberikanNya kepada siapa yang dikehendakiNya dan Allah Maha Luas pemberianNya dan Maha Mengetahui.
(QS. Al-Mâidah : 54).
Ciri-ciri orang yang dicintai Allah adalah :
1. Lembut terhadap orang beriman yang lainnya
2. Keras terhadap orang yang kafir
3. Berjihad fî sabîlillâh
4. Tidak takut pada kecaman orang.