Berdakwah maksudnya ialah, mengajak orang lain untuk melakukan yang baik demi Islam. Berdakwah adakala dengan lisan, adakala dengan perbuatan (fi’il), yang disebut sebagai dakwah bi al-hâl, yakni memberi contoh dari berbagai aspek kehidupan, mulai dari cara berpakaian, gaya hidup, pergaulan, maupun politik dan ekonomi, selalu dalam bingkai islami. Perhatikan Firman Allah Swt berikut ini,
ادْعُ إِلىَ سَبِيْلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ
Ajaklah (orang lain) ke jalan Tuhanmu, dengan bijaksana dan dengan pengajaran yang baik. (QS. Al-Nahl : 129).
Oleh karena itu, dakwah pada dasarnya ada dua cara, yaitu :
- Dakwah bi al-aqwâl (dengan lisan).
- Dakwah bi al-hâl (dengan kondisi islami).
Dakwah dengan lisan itu lebih mudah dari pada dakwah bi al-hâl. Namun sangat dituntut untuk menyampaikan ajaran Islam, sebagaimana firman Allah Swt,
وَمَنْ أَحْسَنُ قَوْلاً مِمَّنْ دَعاَ إِلىَ اللهِ
Dan ucapan siapa lagi, yang lebih baik ( indah ) selain dari ucapan yang berdakwah, menuju ridha Allah?. (QS. Al-Sajadah : 32).
Sungguh ucapan, argumentasi, ceramah yang menyentuh qalbu orang, untuk mendekatkan diri kepada Allah adalah, kalimat yang terbaik dan terindah dalam Islam.