Allah Ta’ala berfirman,
وَماَ أَدْراَكَ ماَالْعَقَبَةُ. فَكُّ رَقَبَةٍ. أَوْ إِطْعاَمٌ فِي يَوْمٍ ذِي مَسْغَبَةٍ. يَتِيْماً ذاَ مَقْرَبَةٍ. أَوْ مِسْكِيْناً ذاَ مَتْرَبَةٍ.
Dan sejauh mana pengetahuanmu tentang pendakian yang tinggi itu. Yaitu berjuang membasmi perbudakan, atau memberi makan pada musim kelaparan. Kepada anak yatim, kerabat, orang miskin yang sudah makan. (QS. Al-Balad : 12-16).
Memerdekakan budak sahaya adalah salah satu pendakian yang berat. Namun, pahalanya sangat besar, seperti sabda Nabi saw., berikut ini,
عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قاَلَ, قاَلَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ, أَيمُّاَ امْرِءٍ مُسْلِمٍ إِعْتَقَ إِمْرَأً مُسْلِماً إِسْتَنْقَذَ اللهُ بِكُلِّ عَضْوٍ مِنْهُ عَضْواً مِنْهُ مِنَ الناَّرِ
Dari Abu Hurairah ra., dia berkata, telah bersabda Rasulullah saw., barang siapa di antara orang muslim yang telah memerdekakan hamba yang muslim pula, Allah Ta’ala akan melepaskan tiap-tiap anggotanya dengan satu anggota hamba-hamba itu dari api neraka. (HR. Bukhari Muslim). Demikian pahala memerdekakan budak.