Pemurah


Rasulullah saw., bersabda,

إِنَّ السَّخِيَّ قَرِيْبٌ مِنَ اللهِ وَقَرِيْبٌ مِنَ الناَّسِ وَقَرِيْبٌ مِنَ الْجَنَّةِ وَبَعِيْدٌ عَنِ الناَّرِ

Sungguh orang yang pemurah itu sangat dekat dengan Allah, dekat dengan orang banyak, dekat dari surga, dan jauh dari api neraka. (HR. Al-Baihaqi).

 

Sifat pemurah adalah sifat yang sangat disukai oleh Allah, seperti ucapan Nabi berikut ini,

خُلُقاَنِ يُحِبُّهُماَ اللهُ, حُسْنُ الْخُلُقِ وَالسَّخاَءِ

Ada dua akhlak sangat disukai Allah, yaitu; budi pekerti yang baik, dan sifat pemurah. (HR. Muslim).

 

Lebih tegas lagi Nabi saw., menyatakan,

الْجاَهِلُ السَّخِيُّ أَحَبُّ إِلَى اللهِ مِنْ عاَبِدٍ بَخِيْلٍ

Orang jahil (bodoh) yang pemurah itu, lebih dicintai Allah daripada seorang ‘alim yang bakhil (pelit). (HR. Ahmad).