Rasul saw bersabda,
أَحْبِبِ النَّاسَ مَاتُحِبُّ لِنَفْسِكَ
Senangkan orang lain, dengan sesuatu yang kamu sukai. (HR. at-Tirmizi)
Kata-kata mutiara menyatakan, jangan kamu berikan kepada orang lain sesuatu yang bila barang itu diberikan kepadamu, kamupun tidak menyukainya. Oleh karena itu, sayangilah orang lain, seperti kita juga menyayangi diri kita sendiri. Tuntunan Rasul saw adalah,
لاَ يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتىَّ يُحِبَّ لِأَخِيْهِ ماَيُحِبُّ لِنَفْسِهِ
Tidak sempurna iman salah seorang kamu hingga ia mencintai (menyayangi) saudaranya (seagama) sebagaimana ia menyayangi dirinya. (HR. Muslim).
Mencintai atau menyayangi adalah menyenangkan, melakukan sesuatu yang disenangi oleh saudara kita.