Adil ialah meletakkan sesuatu pada tempatnya. Lawannya ialah zalim. Zalim sangat dilarang agama Islam, maka berlaku adil sangat diperintahkan agama. Allah Swt menyatakan,
وَإِذاَ قُلْتُمْ فاَعْدِلوُاْ وَلَوْ كَانَ ذاَ قُرْبىَ
Dan bila kamu berkata, maka berlaku adillah walaupun terhadap kerabatmu. (QS. Al-An’âm : 152).
Berlaku adil, di dalam ucapan, hukum, kesaksian, giliran istri, dalam pendidikan atau dalam meluruskan suatu urusan, harus dilandasi dengan kebenaran dan keadilan. Tidak miring sebelah, karena miring sebelah atau berat sebelah adalah zalim atau jalan yang diharamkan Allah, sebagaimana yang lalu. Firman Allah tegas menyuruh kita agar bersifat adil, yaitu,
إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَاْلإِحْساَنِ
Sesungguhnya Allah menyuruh untuk adil dan berbuat baik. (QS. Al-Nahl ; 90).