Memahami Para Orientalis Dalam Mengkaii al-Quran dan Hadis: Perbedaan Memahami dan Mengimani Menurut Alasdair Macintyre


Abstract

Kajian yang dilakukan oleh Barat memang unik. Seperti yang dilakukan oleh para orientalis pengkaji al-Quran dan Hadis, semisal Goldziher, Watt Smith, dan lainnya. Mereka melakukan riset dan memahami alQuran dan hadis tanpa adanya (meng)iman(i) di hatinya. Bahkan skeptik yang dihasilkan. Melalui kajian yang dilakukan oleh Alasdair MacIntyre, pembaca dapat memahami, mengapa para orientalis ini tidak mampu tertembus hidayah meskipun telah membolak-balik pesan al-Quran dan Hadis. Kajian MacIntyre ini dimulai dari bahasan para antropolog dalam mengkaji ritual, kepercayaan, dan agama-agama, dengan mencoba mengeksplorasi makna understand, believe, intelligible, dan skepticism. 

Keywords: Unintelligible, intelligible, skeptic, believer

Download full pdf: http://ejournal.uin-suka.ac.id/ushuluddin/alquran/article/view/1497/1238