Muhammad Rasyied Awabien
Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga
Yogyakarta
hurros_khoir@yahoo.com
Abstract
Temboro Village is located in Magetan, East Java, has a unique Islamic life. In this village, almost the entire community tried to imitate the life and Islamic life of the people of Madinah. This is evidenced from how to dress and the habit of hastening prayer in the mosque and closing the shop when prayer time arrives. Although the style of dress wearing a niqab for women and wearing special trousers for men, Islam in the village of Temboro is considered not radical. Based on interviews and observations, it was found that the Islamic style in Temboro Village was oriented towards the Jama’ah Tabligh and had a large positive impact. The living quran approach used is able to reveal that religious life in Temboro Village has experienced a significant shift. In addition, the economy of the community has also increased since the presence of several Islamic boarding schools in that place.
Keywords: Jama’ah Tabligh, Kampung Madinah, Temboro village.
Abstrak
Desa Temboro yang berlokasi di Magetan, Jawa Timur, memiliki corak keislaman yang unik. Di desa ini, hampir seluruh masyarakatnya berupaya meniru kehidupan dan cara berislam masyarakat Madinah. Hal ini dibuktikan dari cara berpakaian hingga kebiasaan menyegerakan shalat berjamaah di masjid dan menutup toko ketika waktu shalat tiba. Meski gaya berpakaian mengenakan cadar bagi perempuan dan bercelana cingkrang bagi laki-laki, Islam di Desa Temboro dinilai tidak radikal. Berdasarkan wawancara dan hasil pengamatan, ditemukan bahwa corak keislaman di Desa Temboro berkiblat pada Jama’ah Tabligh dan memiliki dampak positif yang besar. Pendekatan living Qur’an yang digunakan mampu menyingkap bahwa kehidupan agama di Desa Temboro mengalami pergeseran yang signifikan. Selain itu, ekonomi masyarakat juga terhitung mengalami peningkatan semenjak hadirnya beberapa pondok pesantren di wilayah ini.
Kata Kunci: Jama’ah Tabligh, Kampung Madinah, Desa Temboro.
Download full pdf: http://ejournal.uin-suka.ac.id/ushuluddin/Living/article/view/2171/1680