Kata gharib secara bahasa berarti menyendiri (Al munfarid) atau jauh dari kerabatnya (al-Bai’id ‘an Aqaribihi). Nama lain yang memiliki satu arti dengan hadis gharib adalah hadis fard. Kata fard dalam bahasa diartikan tunggal dan satu, jamaknya afrad, hadis gharib dan hadis fard memiliki makna yang sama yaitu hadis yang terdapat hanya seorang perawi dalm satu tingkatan (Thabaqah) sanad, atau pada sebagian tingkatan sanad walaupun dalam satu tingkatan saja, sedangkan sedangkan pada tingkatan yang lain lebih dari satu orang. Sedangkan menurut istilah hadis gharib, yaitu:
ﻫﻮ ﻤﺎ ﻴﻧﻔﺮﺪ ﺒﺮﻮﺍﺒﺗﻪ ﺮﺍﻮ ﻮﺍﺤﺪ
Artinya:
“Hadis garib adalah hadis yang diriwayatkan oleh seorang perawi”.
Muhammad Thahan membagi hadis gharib menjadi dua, yaitu: Gharib Mutlak dan Gharib Nisbi (Relatif).