Definisi Hadis Shahih


Kata shahih (الحَّيْحُ) dalam bahasa diartikan orang sehat, antonim dari kata as-saqim (السَّقِيْمُ) artinya orang yang sakit. Menurut ahli hadis, hadis shahih adalah hadis yang sanadnya bersambung, dikutip oleh orang yang adil, lagi cermat dari orang yang sama, sampai berakhir pada Rasulullah SAW, atau sahabat atau tabiin, bukan hadis yang syadz (kontroversi) dan terkena ‘illat yang menyebakan cacat penerimaannya.

Ibnu Al-Shalah (w. 643 H) memberikan pengertian hadis sahih sebagai berikut :

الحديث الصحيح هو الحديث المسند الذي يتصل إسناده بنقل العدل الضابط إلى منتهاه ولا يكون شاذا ولا معللا

“Hadis sahih yaitu musnad yang bersambung sanadnya dengan periwanyatan oleh oaring yang adil-dhabith dari orang yang adil lagi dhabith juga hingga akhir sanad, serta tidak ada yang kejanggalan dan cacat.”

 

Definisi yang lebih ringkas dinyatakan oleh Al-Suyuthi :

ما إتصل سنده بالعدول الضابطين من غير شذوذ ولا علة

“Hadis yang bersambung sanadnya, diriwayatkan oleh perawi yang adil lagi dhabith, tidak syaz dan tidak ber’illat.”