Hadits 3


  • Arti Hadits

Sabda Nabi SAW: manusia yang aku harapkan adalah seorang mukmin yang ringan punggungnya (cepat jalannya) untuk melakukan shalat (mempunyai nasib suka shalat).

  • Arti Kata
  • اغبط : lebih banyak menginginkan seperti orang lain dalam melakukan kebaikan.
  • الحاذ : cepat jalannya (ringan punggungnya).
  • الحظ : Nasib.

  • Penjelasan Kesulitan Hadits

Dalam lafaz hadis ini terdapat isti’arah, karena sesungguhnya lafadz الحاذ menunjukkan pada makna hakikat yaitu sebuah nama bagi suatu tempat yang berada di ekor, di pangkal paha; ini menurut pendapat Al Asmu’iy. Sementara menurut ulama yang lain adalah daging bagian dalam paha. Dan keduanya itu merupakan bagian dari dua pahatan dan, tetapi Sebagian ulama berpendapat Ia adalah punggung manusia. Dan tempat yang dinamai pelana kuda yaitu sesuatu yang ditempati alas pelana di punggung kuda. Dua pendapat yang pertama tersebut lebih mengherankan aku karena sesungguhnya Nabi SAW memberi kiasan pada ringannya punggung yang dimaksud adalah sedikit harta (miskin) dan sedikit keluarga yang harus dinafkahi.

  • Lafadz Hadits ditinjau dari Segi Balaghahnya

Pemakaian lafadz حفيف الحاذ bermakna حفيف الظهيرى ringan punggungnya atau daging bagian dalam dari dua paha disebabkan sedikitnya harta, Ia merupakan isti’arah tashrifi’iyah, karena menyerupakan sedikitnya harta dengan ringannya punggung atau daging bagian dalam dari dua paha dari kecepatan jalannya. Sedangkan mushabbah bih-nya (sesuatu yang diserukan) adalah cepat jalannya dan bangkitnya. Sementara mushabbah (sesuatu yang diserupakan) adalah cepatnya sampai ke surga. Dalam qarinahnya sesungguhnya “ringan punggungnya” menurut arti yang sebenarnya bukan merupakan manusia yang paling diharapkan, oleh karena Nabi SAW berbicara tentang agama, bukan masalah dunia

  • Keterangan-keterangan Lainnya

Kitab Tuhfat al Ahwadhi penjara hadis tersebut di atas yaitu Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam menginginkan keadaan manusia lebih baik dan punya harta yang lebih utama dan taqomah maksudnya mukmin yang ringan tak tanya, sedikit hartanya, dan ringan tanggungan keluarganya serta tidak banyak kesibukannya akan menjadikan orang tersebut menyukai kenikmatan dan kebahagiaan bermunajat kepada Allah, mendekatkan diri dan kuat mushahadah-nya, usuk melakukan salat, dapat memperbanyak salat sunat dan tenang dalam bermunajat kepada Allah Karena terhindar dari kelelahan duniawi.

  • Kualitas Hadits

Bila melihat keterangan hati dan diriwayatkan Abi umamah ذو حظ من سلاة adalah suka salat dengan khusyuk atau salat yang banyak, selalu taat kepada Tuhannya, lebih memperbaiki ibadahnya, sedikit ahli warisnya.