Para ahli hadis menguraikan tingkatan-tingkatan hadis sahih, pada umumnya, secara berurutan sebagai berikut:
- Hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim
- Hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari sendiri (tanpa Muslim)
- Hadis yang diriwayatkann oleh Mulim sendiri (tanpa Bukhari)
- Hadis yang diriwayatkan memenuhi syarat-syarat yang ditentukan oleh Bukhari dan Muslim, meskipun hadis tersebut tidak ditakhrij oleh keduanya.
- Hadis yang diriwayatkan memenuhi syarat-syarat yang ditentukan oleh Bukhari, meskipun hadis tersebut tidak ditakhrij olehnya.
- Hadis yang diriwayatkan memenuhi syarat-syarat yang ditentukan oleh Muslim, meskipun hadis tersebut tidak ditakhrij olehnya.
Hadis-hadis yang dishahihkan oleh selain Bukhari dan Muslim, seperti Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban meskipun tidak memenuhi syarat-syarat yang ditentukan oleh Bukhari dan Muslim.