Hadis ke-1 Ayat-Ayat Yang Dibaca Dalam Shalat Witir Dan Anjuran Zikir Sesudahnya Hadis ke-2 Keutamaan dan Penekanan pada Shalat Witir Hadsi ke-3 Anjuran Menjadikan Shalat Witir sebagai Penutup Shalat Malam Hadis ke-4 Keutamaan dan Jumlah Rakaat dalam Shalat Witir Hadis ke-5 Status Hukum Shalat Witir: Sunnah yang Sangat Dianjurkan, Bukan Wajib Hadis ke-6 Tata Cara Shalat Malam dan Witir Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam Hadis ke-7 Penegasan Anjuran Shalat Witir antara Isya dan Fajar Hadis ke-8 Tata Cara Shalat Malam dan Witir sebagai Penutupnya Hadis ke-9 Waktu Utama Shalat Witir dan Anjuran Mengakhirkan bagi yang Mampu Hadis ke-10 Tata Cara Pemisahan antara Shalat Syafa' dan Witir dengan Salam Hadis ke-11 Praktik Abdullah bin Umar Memisahkan Rakaat Witir dengan Salam Hadis ke-12 Variasi Tata Cara Shalat Witir Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam (Sembilan dan Tujuh Rakaat) Hadis ke-13 Tiga Wasiat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam kepada Abu Hurairah, Termasuk Witir Sebelum Tidur Hadis ke-14 . Tata Cara Witir Satu Rakaat dan Shalat Sunnah Dua Rakaat Setelahnya dengan Duduk Hadis ke-15 Tiga Perintah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam kepada Abu Hurairah: Dhuha, Witir Sebelum Tidur, dan Puasa Tiga Hari Sebulan Hadis ke-16 Tata Cara Witir Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dengan Tujuh atau Lima Rakaat Tanpa Pemisah Hadis ke-17 Praktik Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam Melaksanakan Qunut Sebelum Ruku' dalam Shalat Witir Hadis ke-18 . Mengqadha' Shalat Witir bagi yang Tertidur atau Lupa Hadis ke-19 Anjuran Melaksanakan Shalat Witir Sebelum Masuk Waktu Subuh Hadis ke-20 Keadaan Aisyah di Hadapan Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam Saat Shalat Malam dan Beliau Membangunkannya untuk Witir Hadis ke-21 Melaksanakan Shalat Witir di Atas Kendaraan Sesuai dengan Sunnah Nabi SAW Hadis ke-22 Pendapat Ibnu Abbas tentang Witir Satu Rakaat yang Dilakukan Mu'awiyah Hadis ke-23 . Larangan Mengulang Witir Setelah Dilaksanakan di Awal Malam Hadis ke-24 Penegasan Ibnu Umar tentang Perintah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam Menjadikan Witir sebagai Penutup Shalat Malam Hadis ke-25 . Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam Mengqashar Shalat Fardhu dan Tetap Melaksanakan Tahajud dan Witir dalam Perjalanan Hadis ke-26 Tiga Wasiat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam kepada Abu Hurairah: Puasa Tiga Hari Sebulan, Witir Sebelum Tidur, dan Mandi Jumat Hadis ke-27 Variasi Waktu Pelaksanaan Witir Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam (Awal, Pertengahan, dan Akhir Malam) Hadis ke-28 Penekanan Kuat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam terhadap Shalat Witir Hadis ke-29 Jumlah Rakaat Shalat Malam dan Witir Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam serta Lamanya Sujud Beliau hadis ke-30 dan ke-31 Dzikir yang Dibaca Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam Setelah Salam Shalat Witir Hadis ke-32 Waktu Pelaksanaan Witir Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan Akhirnya di Waktu Sahur Hadis ke-34 dan ke-35. Anjuran Menyegerakan Shalat Witir Sebelum Masuk Waktu Subuh Hadis ke-36 Penjelasan Ali bin Abi Thalib tentang Status Hukum Witir dan Anjuran bagi Ahli Al-Qur'an Hadis ke-37 Jumlah Rakaat Shalat Malam dan Witir Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam Menurut Ibnu Abbas dan Ibnu Umar Hadis ke-38 Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam Bertasbih dan Berwitir di Atas Kendaraan Saat Safar Hadis ke-39 Melaksanakan Witir Saat Iqamah dan Mengqadha' Shalat yang Tertidur Hadis ke-40 Tidak Ada Salam Pemisah dalam Rakaat Shalat Witir Tertentu