Hadis ke-7


 عن أبى تميم الجيشاني ان عمرو بن العاص خطب الناس يوم الجمعة فقال ان أبا بصرة حدثني ان النبي صلى الله عليه و سلم قال : ان الله زادكم صلاة وهى الوتر فصلوها فيما بين صلاة العشاء إلى صلاة الفجر قال أبو تميم فأخذ بيدي أبو ذر فسار في المسجد إلى أبى بصرة فقال له أنت سمعت رسول الله صلى الله عليه و سلم يقول ما قال عمرو قال أبو بصرة أنا سمعته من رسول الله صلى الله عليه و سلم. (رواه احمد بن حنبل: ٢٣٩٠٢). تعليق شعيب الأرنؤوط : إسناد صحيح رجاله ثقات رجال الصحيح غير علي بن إسحاق وهو الموزي – فقد روى له الترمذي وهو ثقة.

Artinya: hadis ini dari Abu Tamim al-Jaysyani bahwa Amr bin al-‘Ash berkhutbah kepada orang-orang pada hari Jumat, ia berkata: Sesungguhnya Abu Bashrah menceritakan kepadaku bahwa Nabi SAW bersabda: Sesungguhnya Allah SWT telah menambahkan untuk kalian satu shalat, dan ia adalah witir, maka shalatlah kalian di antara shalat Isya hingga shalat Fajar. Abu Tamim berkata: Lalu Abu Dzar menarik tanganku dan berjalan di masjid menuju Abu Bashrah, lalu berkata kepadanya: Apakah engkau mendengar Rasulullah SAW bersabda sebagaimana yang dikatakan Amr? Abu Bashrah menjawab: Aku mendengarnya dari Rasulullah SAW. (HR Ahmad bin Hanbal: 23902).

Ta’liq Syu’aib al-Arna’uth: Sanadnya shahih, para perawinya tsiqah (terpercaya), perawi kitab Shahih selain Ali bin Ishaq al-Mauzi’i – ia diriwayatkan oleh Tirmidzi dan ia tsiqah.

Hadis ini menjelaskan bahwa Rasulullah SAW menegaskan mengenai shalat witir sebagai tambahan ibadah yang diberikan Allah kepada umat Islam. Melalui khutbah Amr bin al-‘Ash yang menyampaikan riwayat dari Abu Bashrah, hadis ini menekankan waktu pelaksanaan shalat witir, yaitu di antara waktu shalat Isya hingga masuknya waktu shalat Fajar. Reaksi Abu Dzar yang memastikan kebenaran riwayat ini langsung dari Abu Bashrah menunjukkan pentingnya validitas hadis dan kesungguhan para sahabat dalam memastikan ajaran Nabi. Dengan sanad yang dinilai shahih, hadis ini semakin menguatkan anjuran untuk melaksanakan shalat witir pada rentang waktu yang telah ditentukan tersebut.