Diberi Kemudahan Dalam Memahami Agama


Hadis Ke 3

قال الامام البخاري رحمه الله

حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ عُفَيْرٍ قَالَ: حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ عَنْ يُونُسَ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ قَالَ:قَالَ حُمَيْدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ: سَمِعْتُ مُعَاوِيَةَ خَطِيبًا يَقُولُ: سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ:
مَنْ يُرِدْ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِي الدِّينِ وَإِنَّمَا أَنَا قَاسِمٌ وَاللَّهُ يُعْطِي وَلَنْ تَزَالَ هَذِهِ الْأُمَّةُ قَائِمَةً عَلَى أَمْرِ اللَّهِ لَا يَضُرُّهُمْ مَنْ خَالَفَهُمْ حَتَّى يَأْتِيَ أَمْرُ اللَّهِ

Artinya:

Imam al-Bukhori Berkata R.A. berkata:

Telah menceritakan kepada kami Sa’id bin ‘Ufair Telah menceritakan kepada kami Ibnu Wahab dari Yunus dari Ibnu Syihab berkata, Humaid bin Abdurrahman berkata; aku mendengar Mu’awiyyah memberi khutbah untuk kami, dia berkata; Aku mendengar Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa yang Allah kehendaki menjadi baik maka Allah faqihkan dia terhadap agama. Aku hanyalah yang membagi-bagikan sedang Allah yang memberi. Dan senantiasa ummat ini akan tegak diatas perintah Allah, mereka tidak akan celaka karena adanya orang-orang yang menyelisihi mereka hingga datang keputusan Allah.” (H.R. Bukhari No. 69, Hadis Shahih)

Kandungan Hadis:

  1. Orang-orang yang diridhai Allah, maka Allah akan memfaqihkannya dengan ilmu agama
  2. Nabi sebagai perantara (penyebar) ilmu agaa sementara sumber keilmuan berasal dari Allah

Umat Islam akan senantiasa tetap tegak dalam perintah Allah meskipun banyak orang atau kaum yang menyelisihi.

Ketrangan Hadis:

Hadis ini juga diriwayatkan oleh Bukhari 2884, 6768, Tirmidzi 2569.