Muthala’ah Pelajaran Hingga Paham


قال الامام ابوداود رحمه الله:

حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ أَبِي مَرْيَمَ قَالَ:أَخْبَرَنَا نَافِعُ بْنُ عُمَرَ قَالَ: حَدَّثَنِي ابْنُ أَبِي مُلَيْكَةَ أَنَّ عَائِشَةَ زَوْجَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:
كَانَتْ لَا تَسْمَعُ شَيْئًا لَا تَعْرِفُهُ إِلَّا رَاجَعَتْ فِيهِ حَتَّى تَعْرِفَهُ وَأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ:
مَنْ حُوسِبَ عُذِّبَ قَالَتْ عَائِشَةُ فَقُلْتُ أَوَلَيْسَ يَقُولُ اللَّهُ تَعَالَى {فَسَوْفَ يُحَاسَبُ حِسَابًا يَسِيرًا} قَالَتْ فَقَالَ إِنَّمَا ذَلِكِ الْعَرْضُ وَلَكِنْ مَنْ نُوقِشَ الْحِسَابَ يَهْلِكْ

Artinya:

Imam al-Bukhori Berkata R.A berkata:

Telah menceritakan kepada kami Sa’id bin Abu Maryam berkata, telah mengabarkan kepada kami Nafi’ bin Umar berkata, telah menceritakan kepadaku Ibnu Abu Mulaikah bahwa Aisyah istri Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam tidaklah mendengar sesuatu yang tidak dia mengerti kecuali menanyakannya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam sampai dia mengerti, dan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pernah bersabda: “Siapa yang dihisab berarti dia disiksa” Aisyah berkata: maka aku bertanya kepada Nabi: “Bukankah Allah Ta’ala berfirman: “Kelak dia akan dihisab dengan hisab yang ringan” Aisyah berkata: Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya yang dimaksud itu adalah pemaparan (amalan). Akan tetapi barangsiapa yang didebat hisabnya pasti celaka.” (H.R. Bukhari No. 100, Hadis Shahih)

Kandungan Hadis:

  1. Menanyakan hal yang tidak diketahui kepada orang yang lebih paham
  2. Tidak malu dalam bertanya
  3. Hendaklah mengulang pelajaran agar pemahaman menjadi lebih baik

Keterangan Hadis:

Hadis ini juga diriwayatkan dalam sahih Bukhari 6055, Musnad Ahmad 23069, 23464