Hadis Tentang Hak Aman


الَّذِي أَطْعَمَهُمْ مِنْ جُوعٍ وَآمَنَهُمْ مِنْ خَوْفٍ

Artinya:

“Allah yang telah memberi makanan kepada mereka untuk menghilangkan lapar dan mengamankan mereka dari ketakutan.” (Q.S. Quraisy; 4).

الَّذِينَ آمَنُوا وَلَمْ يَلْبِسُوا إِيمَانَهُمْ بِظُلْمٍ أُولَٰئِكَ لَهُمُ الْأَمْنُ وَهُمْ مُهْتَدُونَ

Artinya:

“Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan dengan kezhaliman, mereka itulah orang-orang yang mendapatkan keamanan, dan mereka itu adalah orang-orang yang mendapat petunjuk. (Q.S. al-An’am : 82)

حَدَّثَنَا سُوَيْدُ بْنُ سَعِيدٍ وَمُجَاهِدُ بْنُ مُوسَى قَالَا حَدَّثَنَا مَرْوَانُ بْنُ مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ أَبِي شُمَيْلَةَ عَنْ سَلَمَةَ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ مِحْصَنٍ الْأَنْصَارِيِّ عَنْ أَبِيهِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ أَصْبَحَ مِنْكُمْ مُعَافًى فِي جَسَدِهِ آمِنًا فِي سِرْبِهِ عِنْدَهُ قُوتُ يَوْمِهِ فَكَأَنَّمَا حِيزَتْ لَهُ الدُّنْيَا

Artinya:

Telah menceritakan kepada kami Suwaid bin Sa’id dan Mujahid bin Musa keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami Marwan bin Mu’awiyah telah menceritakan kepada kami Abdurrahman bin Abu Syumailah dari Salamah bin ‘Ubaidullah bin Mihshan Al Anshari dari Ayahnya dia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa di pagi hari tubuhnya sehat, aman jiwanya dan memiliki makanan pokok pada hari itu, maka seolah-olah dunia telah dihimpun untuknya.”

Keterangan Hadis:

Ibnu Majah hadis no. 4131. Hadis ini juga diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi no. 2268. Lihat juga Maktabatu al-Ma’arif Riyadh no. 4141. Ini adalah hadis Hasan yang mana secara periwayatan masih diperselisihkan. Abu ‘Isa menambahkan bahwa hadis ini Hasan Gharib. Komentar ulama yaitu Ibnu Hajar dan Ad-Dzahabi kepada Abdullah bin Mihsan bahwa dia masih diperselisihkan statusnya sebagai shahabat.

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ أَخْبَرَنَا ثَابِتٌ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يَا مَعْشَرَ الْأَنْصَارِ أَلَمْ آتِكُمْ ضُلَّالًا فَهَدَاكُمْ اللَّهُ بِي وَأَعْدَاءً فَأَلَّفَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ بَيْنَ قُلُوبِكُمْ بِي ثُمَّ قَالَ لَهُمْ أَلَا تَقُولُونَ أَتَيْتَنَا طَرِيدًا فَآوَيْنَاكَ وَخَائِفًا فَأَمَّنَّاكَ وَمَخْذُولًا فَنَصَرْنَاكَ فَقَالُوا بَلْ لِلَّهِ الْمَنُّ عَلَيْنَا وَلِرَسُولِهِ

Artinya:

Telah menceritakan kepada kami ‘Affan telah menceritakan kepada kami Hammad telah mengabarkan kepada kami Tsabit dari Anas Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda: “Wahai kaum Anshar, bukankah saya mendatangi kalian dalam keadaan sesat, lalu Allah memberi petunjuk kalian melaluiku? Bukankah (kalian dalam keadaan) bermusuhan lalu Allah AZZAWAJALLA menyatukan hati-hati kalian?”. lalu bersabda kepada mereka, tidakkah kalian mengatakan, “Anda datang dalam keadaan terusir lalu kami memberi tempat tinggal padamu, dalam keadaan ketakutan dan kami berikan rasa aman, dalam keadaan tertindas lalu kami menolongmu?. Lalu mereka berkata; “Hanya bagi Allah dan Rasul-Nyalah keutamaan itu”.

Keterangan Hadis:

Hadis ini diriwayatkan oleh Imam Ahmad No. 13162