حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ مُحَمَّدٍ الْوَرَّاقُ حَدَّثَنَا صَالِحُ بْنُ حَسَّانَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ كَعْبٍ الْقُرَظِيِّ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ لِكُلِّ دِينٍ خُلُقًا وَإِنَّ خُلُقَ الْإِسْلَامِ الْحَيَاءُ
Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Sa’id telah menceritakan kepada kami Sa’id bin Muhammad Al Warraq telah menceritakan kepada kami Shalih bin Hasan dari Muhammad bin Ka’b Al Quradli dari Ibnu Abbas dia berkata,
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya setiap agama itu memliki etika, sedangkan akhlak (etika) Islam adalah rasa malu.
Hadis No 4172 Sunan Ibnu Majah
Sering kita mendengar bahwa akhlak muslim adalah malu. Lalu apa yang dimaksud dengan malu? Dalam al-Mausu’ah al-Fiqhiyyah al-Kuwaitiyyah menjelaskan sifat malu itu terbagi menjadi dua. Malunya seorang hamba kepada Allah SWT bila melanggar larangan-Nya dan malu melakukan segala perkara yang tak disukai, baik perkataan atau perbuatan.
Menurut Aplikasi Sunan Ibnu Majah yang dikeluarkan oleh www.Giefs.com hadits diatas tidak termuat dalam kitab lain atau dengan ata lain yaitu gharib.