Adab Mengucapkan Salam


ثُمَّ قَالَ

يُسَلِّمُ الرَّاكِبُ عَلَى الرَّاجِلِ وَالرَّاجِلُ عَلَى الْجَالِسِ وَالْأَقَلُّ عَلَى الْأَكْثَرِ فَمَنْ أَجَابَ السَّلَامَ كَانَ لَهُ وَمَنْ لَمْ يُجِبْ فَلَا شَيْءَ لَهُ

Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya dari Abdurrahman bin Syibil; Kemudian bersabda:

“Orang yang berkendaraan mengucapkan salam kepada yang berjalan, dan orang yang berjalan kepada orang yang duduk, orang yang sedikit kepada orang yang lebih banyak. Barangsiapa yang menjawab salam maka dia mendapatkan (pahala) dan yang tidak menjawabnya maka dia tidak mendapatkan apa-apa.”

Hadis No 15113 Musnad Ahmad

Syarah Hadis: Hadis ini menjelaskan tentang adab mengucapkan salam bisa dipahami bahwa orang yang dahulu mengucapkan salam seharunya adalah orang yang baru saja datang, kepada orang yang telah lama menetap di tempat, orang yang berkendara kepada orang yang berjalan, orang yang berjalan kepada orang yang duduk, kemudian dalam jumlah tentu orang yang sedikit kepada orang yang banyak.

Setelah ditakhrij Hadis ini tidak ditemukan dalam kitab hadis manapun dan hanya ada di Kitab Musnad ahmad bin Hanbal, dengan keterangan Infaroda bihi ahmad bin hanbal jika diklasifikasikan pada kuantitas sanad maka hadis ini termasuk hadis Gharib.