Indahnya Bersilaturahim


حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدٍ أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْمُبَارَكِ أَخْبَرَنَا حَيْوَةُ بْنُ شُرَيْحٍ أَخْبَرَنِي الْوَلِيدُ بْنُ أَبِي الْوَلِيدِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ دِينَارٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ

إِنَّ أَبَرَّ الْبِرِّ أَنْ يَصِلَ الرَّجُلُ أَهْلَ وُدِّ أَبِيهِ قَالَ وَفِي الْبَاب عَنْ أَبِي أَسِيدٍ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا إِسْنَادٌ صَحِيحٌ وَقَدْ رُوِيَ هَذَا الْحَدِيثُ عَنْ ابْنِ عُمَرَ مِنْ غَيْرِ وَجْهٍ

Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Muhammad, elah mengabarkan kepada kami Abdullah bin Mubarak, telah mengabarkan kepada kami Haiwah bin Syuraih, telah mengabarkan kepadaku Al Walid bin Abul Walid dari Abdullah bin Dinar dari Ibnu Umar ia berkata; Saya mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Sesungguhnya kebaikan yang paling utama adalah manakala seseorang menyambung hubungan silaturahmi kepada kerabat dan teman dekat bapaknya.” Hadits semakna juga diriwayatkan dari Abu Sa’id. Abu Isa berkata; Ini adalah Isnad yang shahih. Dan hadits ini juga telah diriwayatkan dari Ibnu Umar lebih dari satu jalur.

Hadis No 1825 Sunan Tirmidzi

Sari Hadis: Hadis di atas menerangkan secara jelas jika sangatlah besar kebaikan dari orang yang menyambung tali silaturahim dengan oranglain, termasuk dengan kerabat atau sahabat orangtua. Hal ini berbanding terbalik dengan salah satu dosa yang besar yaitu memutus tali silaturahim. Sehingga dengan menggauli teman orangtua kita tidak akan berdosa jika orangtua telah meninggal, karena tidak terputus tali silaturahim mereka.

Hadits ini terdapat dalam kitab lain. Menurut Aplikasi Sunan Tirmidzi yang dikeluarkan oleh www.Giefs.com hadits diatas memiliki kesamaan pembahasan dengan 7 riwayat, yaitu Muslim: 4629, 4630, 4631; Abu Daud: 4477; Ahmad: 5355, 5395, 5463.