حَدَّثَنَا هَارُونُ بْنُ إِسْحَقَ وَعَبْدُ اللَّهِ بْنُ سَعِيدٍ قَالَا حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ إِدْرِيسَ عَنْ أَبِيهِ وَعَمِّهِ عَنْ جَدِّهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ
سُئِلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا أَكْثَرُ مَا يُدْخِلُ الْجَنَّةَ قَالَ : التَّقْوَى وَحُسْنُ الْخُلُقِ وَسُئِلَ مَا أَكْثَرُ مَا يُدْخِلُ النَّارَ قَالَ الْأَجْوَفَانِ الْفَمُ وَالْفَرْجُ
Telah menceritakan kepada kami Harun bin Ishaq dan Abdullah bin Sa’id keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Idris dari ayahnya dan pamannya dari kakeknya dari Abu Hurairah dia berkata; Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pernah di tanya;
“perkara apa yang banyak menyebabkan masuk surga?” beliau menjawab: “Takwa kepada Allah dan akhlak yang mulia.” Dan beliau di tanya; “Perkara apa yang banyak menyebabkan masuk neraka?” beliau menjawab: “Dua rongga yang terbuka yaitu mulut dan kemaluan.”
Hadis No 4236 Sunan Ibn Majah
Hadis diajak menyerukan supaya Islam bertakwa kepada Allah SWT dan berakhlak mulia. Dijelaskan dalam kitab Qawa’id wa Fawa’id minal Arba’in An-Nawawiyah bahwa Seruan untuk berakhlak mulia merupakan salah satu tujuan agama. Akhlak mulia mampu merekatkan ikatan di antara umat, tersemainya rasa cinta serta mendekatkan diri kepada Allah dan menjadi sebab terangkatnya derajat seorang hamba.
Menurut Aplikasi Sunan Ibnu Majah yang dikeluarkan oleh www.Giefs.com hadits diatas tidak termuat dalam kitab lain atau dengan kata lain yaitu gharib.