حدثنا عَبْدُ الله بنُ مَسْلَمَةَ عن مَالِكٍ عن أَبِي الزِّنَادِ عن الأعْرَجِ عن أَبِي هُرَيْرَةَ ، أَنَّ رَسُولَ الله صلى الله عليه وسلّم قالَ:
إِيَّاكُمْ وَالظَّنَّ فإِنَّ الظَّنَّ أَكْذَبُ الْحَدِيثِ، وَلا تَحَسَّسُوا وَلا تَجَسِّسُوا.
Abdullah bin Maslamah menceritakan kepada kami, dari Malik, dari Abi az-Zinad, dari al-A’raj dari Abi Hurairah, sesungguhnya Rasulullah saw. bersabda :
“Berhati-hatilah kalian terhadap prasangka (buruk), karena prasangka itu adalah perkataan yang paling dusta. Janganlah kalian saling mencari kesalahan orang lain (tahassus) dan janganlah kalian saling memata-matai (tajassus).”
Hadis No 4913 Sunan Ibnu Majah
Sari Hadis: Sebagaimana firman alla Swt “jauhilah kebanyakan berprasangka, karena sesungguhnya sebagian tindakan berprasangka adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalalahan orang lain” adapula hadis yang mengatakan bahwa “seorang muslim sudah berdosa hanya dengan berprasangka buruk kepada sesame saudara muslimnya”.
Hadits ini terdapat dalam kitab lain. Menurut Aplikasi Sunan Tirmidzi yang dikeluarkan oleh www.Giefs.com hadits diatas memiliki kesamaan pembahasan dengan 18 hadis yang lain. Adapun hadis tersebut dari Kitab Sahih Bukhari 4747, 5604, 5606, 6229 Shahih Muslim 4646 Sunan Tirmidzi 1911 Musnad Ahmad 7035, 7520, 7770, 8148, 5620, 9698, 9861, 9979, 10149, 10283, 10527 Muwatha Imam Malik 1412