Perintah Berbakti


قَالَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْعُودٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، سَأَلْت رَسُولَ اللَّهِ ﷺ قُلْتُ: يَا رَسُولَ اللَّهِ، أَيُّ الْعَمَلِ أَفْضَلُ؟

قَالَ: الصَّلَاةُ عَلَى مِيقَاتِهَا، قُلْتُ: ثُمَّ أَيٌّ، قَالَ: ثُمَّ بِرُّ الْوَالِدَيْنِ، قُلْتُ: ثُمَّ أَيٌّ، قَالَ: الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ

Bahwasanya [Abdullah bin Ma’ud r.a] berkata, Aku bertanya kepada Nabi saw; “Amalan apa yang paling utama?”

Beliau menjawab; “Sholat tepat pada waktunya.” Aku bertanya lagi, “Kemudian apa?”, Beliau menjawab; “Berbakti kepada kedua orangtua.” Aku bertanya lagi, “Kemudian apa?”, Beliau menjawab; “Jihad di jalan Allah.”

(HR. Muttafaq ‘Alaih, Shahih)

 

Pesan dari hadis di atas adalah:

  • Bahwa amal yang paling utama adalah berbakti kepada kedua orang tua, salah satunya.

Takhrij :
Bukhari : 2613, 2848, 2951, 2574
Darimi : 1197