أخبرنا سُفْيَانُ، عَمَّنْ سَمِعَ أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ، يَقُولُ: قَالَ النَّبِيُّ ﷺ:
إِنَّ أَعْمَالَكُمْ تُعْرَضُ عَلَى أَقَارِبِكُمْ وَعَشَائِرِكُمْ مِنَ الْأَمْوَاتِ، فَإِنْ كَانَ خَيْرًا، اسْتَبْشَرُوا بِهِ، وَإِنْ كَانَ غَيْرَ ذَلِكَ، قَالُوا: اللَّهُمَّ لَا تُمِتْهُمْ حَتَّى تَهْدِيَهُمْ كَمَا هَدَيْتَنَا
Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari seseorang yang mendengarnya dari [Anas bin Malik] ia berkata, Rasulullah SAW bersabda;
“Amalan kalian diperlihatkan kepada kerabat dan sanak saudara kalian yang telah meninggal. Jika amalan itu baik, maka mereka bergembira atasnya. Dan jika tidak, maka mereka berkata; “Ya Allah, janganlah Engkau wafatkan mereka hingga Engkau memberi hidayah mereka sebagaimana Engkau memberi hidayah kami.”
(HR. Ahmad, Shahih)
Pesan dari hadis di atas adalah:
- Bahwasanya apa yang dilakukan seorang anak ketika orang tuanya telah tiada, akan diperlihatkan kepada mereka. Yang jika dia berbuat baik, mereka akan berbahagia begitupun sebaliknya.
Takhrij :
Ahmad : 12222