Kasih Sayang Allah


عَنْ أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ قَالَ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ وَالْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَالْجُبْنِ وَالْبُخْلِ وَضَلَعِ الدَّيْنِ وَغَلَبَةِ الرِّجَالِ

 

(رواه البخاري)

Dari Anas bin Malik dia berkata; Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mengucapkan:

“Allahumma inni a’uudzubika minal hammi wal hazani wal ‘ajzi wal kasali waljubni walbukhli wadlala’id daini waghalabatir rijaali (Ya Allah, aku berlindung kepada-mu dari rasa sedih dan duka cita, lemah dan malas, pengecut dan kikir dan terlilit hutang serta dikuasai musuh.”

 

(HR. Bukhari)[1]

Mutiara Hadis:

  • Dalam hadis ini terdapat petunjuk untuk berlindung dari delapan hal yang mana bisa merusak kebahagiaan hidup manusia.
  • Berlindung dari delapan hal yang ada dalam hadis ini disebutkan karena hal tersebut termasuk sebab yang menghambat dalam menunaikan hak-hak dan kewajiban urusan agama maupun urusan dunia.
  • Manusia wajib menghindari sebab-sebab keburukan dan penderitaan.

Mausuah al-Hadis, hadis riwayat Bukhari  no. 5892. Dan juga diriwayatkan dalam Abu Dawud no. 1317, 1330, 3458, Tirmidzi no. 3406, Nasa’i no. 5354, 5355, 5358, 5381, 5408, dan Ahmad no. 1500, 1535, 6446, 11670, 11722, 11778.