عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ:
حُجِبَتْ النَّارُ بِالشَّهَوَاتِ وَحُجِبَتْ الْجَنَّةُ بِالْمَكَارِهِ
(رواه البخاري)
Dari Abu Hurairah radliallahu ‘anhu, bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Neraka dikelilingi dengan syahwat (hal-hal yang menyenangkan nafsu), sedang surga dikelilingi hal-hal yang tidak disenangi (nafsu).”
(HR. Bukhari)[1]
Mutiara Hadis:
- Neraka Jahannam dikelilingi pagar yang menyenangkan (nafsu manusia) dari dosa dan maksiat.
- Masuk neraka Jahannam sangat mudah, bagi orang yang menghabiskan waktunya tenggelam dalam syahwat, perbuatan dosa dan hal-hal yang diharamkan.
- Sesungguhnya surga tak mungkin diraih tanpa berpegang teguh pada ajaran Islam dan mengamalkan tuntutannya.
- Tiada selamat dari neraka terkecuali dengan meninggalkan maksiat.
Mausuah al-Hadis riwayat Muslim No. 5049, Tirmdzi No. 2482, Ahmad No. 7216, 8587, 12101, 13177, 13177, 13519, dan Darimi No 2720.