عَنْ أَبي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْه أن رَسُوْلَ اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم قَالَ :
بَادِرُوا بالأعْمَالِ فِتَنًا كَقِطَعِ اللَّيْلِ الْمُظْلِمِ، يُصْبِحُ الرَّجُلُ مُؤمِناً وَيُمْسِى كَافِرًا، وَيُمْسِى مُؤمِناً وَيُصْبح كَافراً، يَبِيْعُ دِيْنَهُ بِعَرَضٍ مِنَ الدُّنْيَا.
رَوَاهُ مُسْلِمٌ
Dari Abu Hurairah ra. yang berkata bahwa Rasulullah saw. bersabda:
Bersegeralah melakukan amal shaleh karena akan datang fitnah yang diumpamakan sebagai potongan-potongan dari malam yang gelap gulita. Saat itu seorang laki-laki berada dalam keadaan beriman di waktu pagi, namun kafir di waktu sore. Dan beriman di waktu sore, lalu kafir di waktu pagi. Dia menjual agamanya dengan harta dunia.
[1](HR Muslim)
Mutiara Hadis:
- Hadis diatas menganjurkan kita untuk segera dalam melakukan kebaikan. Tidak menunda-nunda. Dan apabila ia telah selesai dalam suatu urusan, ia akan melakukan urusan yang lain lagi
- Jika kita suka menunda-nunda suatu pekerjaan terutama amal shaleh, maka bisa jadi akan datang urusan lain yang akan lebih menyibukkan dan amal shaleh yang diniatkan di awal menjadi terbengkalai.
Mausuah al-Hadis, hadis riwayat Muslim 169; al-Tirmizi, hadis no. 2121; Ahmad, hadis no. 7687, 8493 dan 8711.