Kata pengantar


بسم الله الرحمن الرحييم

“Salah Satu pengkerdilan terkejam dalam hidup adalah membiarkan pikiran yang cemerlang menjadi budak bagi tubuh yang malas, yang mendahulukan istirahat sebelum lelah.”
– Buya Hamka –

Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam dan akhir yang baik bagi orang-orang yang bertakwa. Shalawat dan salam semoga tercurah kepada pemimpim para Nabi dan Rasul, kepada keluarganya, para sahabatnya serta para pengikutnya hingga hari kiamat, amma ba’du :

Sesungguhnya sunnah Nabi memiliki kedudukan yang sangat penting dalam agama Islam; karena merupakan landasan kedua diantara landasan hukum Islam setelah al-Qur’an. Oleh karena itu wajib bagi kaum muslimin untuk memperhatikannya dengan berbagai sarana dan cara-cara yang syar’i yang berpengaruh.

Sabda Nabi dari Abdullah bin Mas’ud;

عَنْ عبدالله بن مسعود قَالَ سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ

نَضَّرَ اللَّهُ امْرَأً سَمِعَ مِنَّا شَيْئًا فَبَلَّغَهُ كَمَا سَمِعَ فَرُبَّ مُبَلِّغٍ أَوْعَى مِنْ سَامِعٍ

Dari Abdullah bin Mas’ud dari Nabi bersabda :

“Semoga Allah memberikan cahaya kepada seseorang yang mendengar sebuah hadis dari kami kemudian ia menyampaikannya, betapa banyak orang yang menyampaikan lebih hafal dari yang mendengar”

(HR. Tirmidzi No. 2582)

Oleh karena itu, penulis pribadi telah mengerahkan kesungguhan dengan pertolongan Allah dalam menghimpun hadis-hadis pilihan yang berkaitan dengan tema motivasi tentang kehidupan dunia dan akhirat, dengan menjelaskan permasalahan ilmu yang diambil dari setiap hadis-hadis pilihan tersebut agar kaum muslimin mengikuti Rasulullah dengan cinta dan pengagungan sehingga meraih ridha Allah di dunia dan akhirat.
Penulis menamakan kitab hadis sekunder ini dengan “Kumpulan Hadis  Motivasi Dunia dan Akhirat.”

Adapun alasan penulis mengumpulkan hadis-hadis tentang hal tersebut dikarenakan keinginan yang mendalam dari penulis agar supaya para pembaca termotivasi dengan hadis-hadis nabi yang mana bisa mengajak seseorang untuk bisa menjadi insan/hamba Allah yang baik dihadapan-Nya.

Dalam menghimpun hadis-hadis, penulis pribadi merujuk kepada kitab-kitab hadis sekunder yang sudah ada seperti; Arba’in karya Imam Nawawi, Al-Wafi, Targhib wa tarhib, Riyadush ash-Shalihin, dan juga kitab hadis sekunder lainnya yang mana dari semua itu tentulah merujuk kepada kitab hadis primer yaitu Kutub al-Tis’ah.
Adapun kedudukan hadis dalam penyusunan ini semuanya dinilai shahih atau paling rendahnya dinilai hasan shahih. Hal itu dikarenakan banyak hadis yang diambil oleh penulis dari Kutub al-Sittah (Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Nasa’i, Tirmidzi, dan Ibnu Majah).

Dalam hal penulisan hadis, penulis menggunakan metode yang biasa digunakan oleh kitab-kitab hadis sekunder, yaitu dengan mempersingkat sanad dengan mencantumkan hanya rawi tingkat pertama (sahabat) saja.  lalu kami susun hadisnya berdasarkan tema/topik permasalahan yang terkait dengan kehidupan Manusia dan tuhan-Nya. Kemudian penulisan menambahkan Mutiara Hadis tersebut dengan singkat guna untuk mudah memahami hadis tersebut.

Tak lupa pula penulis ingin mengucapkan terima kasih banyak kepada Tim PKH (Pusat Kajian Hadis) yang telah membantu kami dalam menyusun aplikasi Kumpulan Hadis Motovasi Dunia dan Akhirat, semoga dengan adanya aplikasi ini dapat membuat kita termotivasi dalam menjalankan roda kehidupan.

Terakhir penulis mengucapkan terimakasih juga  kepada bapak Dadi Nurhaedi S.Ag. M.Si atas semua pengarahannya yang sangat bermanfaat dan memotivasi penulis sehingga dapat menyusun kitab hadis sekunder ini walaupun masih banyak kekurangan di dalamnya.
Sekian, Terima Kasih