عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ:
إِنَّ الدِّينَ يُسْرٌ وَلَنْ يُشَادَّ الدِّينَ أَحَدٌ إِلَّا غَلَبَهُ فَسَدِّدُوا وَقَارِبُوا وَأَبْشِرُوا وَاسْتَعِينُوا بِالْغَدْوَةِ وَالرَّوْحَةِ وَشَيْءٍ مِنْ الدُّلْجَةِ
(رواه البخاري)
Artinya: Dari Abu Hurairah bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Sesungguhnya agama itu mudah, dan tidaklah seseorang mempersulit agama kecuali dia akan dikalahkan (semakin berat dan sulit). Maka berlakulah lurus kalian, mendekatlah (kepada yang benar) dan berilah kabar gembira dan minta tolonglah dengan Al Ghadwah (berangkat di awal pagi) dan ar-ruhah (berangkat setelah zhuhur) dan sesuatu dari ad-duljah (berangkat di waktu malam) “.
(HR. Bukhari no. 38)
Mutiara Hadis
- Islam adalah agama pertengahan dalam segala sesuatu, tidak berlebih-lebihan dan tidak melampau batas.
- Jika seseorang mendalami masalah Islam dan ibadah dan meniggalkan kelembutan dan kesederhanaan di dalamnya, maka ia akan merasa lemah dan terhenti darinya.
- Metode Islam adalah pertengahan dalam ibadah dan dalam dakwah kepada Allah, dan dalam pendidikan, pengajaran dan pergaulan. Dan dalam semua urusan agama dan dunia.
An-Nasa’i no. 4948