عَنْ جَابِرٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ:
إِنَّ مِنْ اللَّيْلِ سَاعَةً لَا يُوَافِقُهَا عَبْدٌ مُسْلِمٌ يَسْأَلُ اللَّهَ خَيْرًا إِلَّا أَعْطَاهُ إِيَّاهُ
(رواه مسلم)
Artinya: Dari Jabir bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Sesungguhnya di antara waktu malam itu terdapat suatu saat, tidaklah seorang muslim menemui saat itu dan memohon kebaikan kepada Allah, kecuali Allah akan memperkenankannya.”
(HR. Muslim no.1260)
Mutiara Hadis
- Hadis ini menganjurkan untuk berdo’a di setiap waktu di malam hari, dengan harapan mendapati waktu ijabah.
- Ini merupakan waktu mustajab yang mungkin disembunyikan Allah agar para hamba bersungguh-sungguh dalam mencarinya pada semua bagian malam, sebagaimana menyembunyikan waktu mustajab pada hari Jum’at agar para hamba sungguh-sungguh mencarinya pada semua waktu pada hari Jum’at.
- Hadis ini juga mengandung anjuran untuk berdo’a dan beristighfar di semua waktu malam muncul cahaya fajar, namun akhir malam lebih utama daripada awalnya untuk shalat, berdo’a dan beristighfar.
Hadis ini Juga sama redaksi dengan hadis Bukhari no. 883. Ahmad no. 13835, 14017, 14219, 22675.