حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَهَنَّادُ بْنُ السَّرِيِّ قَالَا حَدَّثَنَا أَبُو الْأَحْوَصِ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ أَبِي وَائِلٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :
إِنَّ الصِّدْقَ بِرٌّ وَإِنَّ الْبِرَّ يَهْدِي إِلَى الْجَنَّةِ وَإِنَّ الْعَبْدَ لَيَتَحَرَّى الصِّدْقَ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللَّهِ صِدِّيقًا وَإِنَّ الْكَذِبَ فُجُورٌ وَإِنَّ الْفُجُورَ يَهْدِي إِلَى النَّارِ وَإِنَّ الْعَبْدَ لَيَتَحَرَّى الْكَذِبَ حَتَّى يُكْتَبَ كَذَّابًا قَالَ ابْنُ أَبِي شَيْبَةَ فِي رِوَايَتِهِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم
Arrtinya: “Telah menceritakan kepada kami Abu Bakr bin Abu Syaibah dan Hannad Bin As Sari keduanya berkata; Telah menceritakan kepada kami Abu Al Ahwash dari Manshur dari Abu Wail dari ‘Abdullah bin Mas’ud dia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Sesungguhnya kejujuran itu adalah kebaikan. Dan kebaikan itu akan membimbing ke surga. Seseorang yang senantiasa berlaku jujur dan memelihara kejujuran, maka ia akan dicatat sebagai orang yang jujur di sisi Allah. Dan sesungguhnya dusta itu adalah kejahatan. Dan sesungguhnya kedustaan itu akan menggiring ke neraka. Seseorang yang memelihara kedustaan, maka ia akan dicatat sebagai pendusta di sisi Allah.” Ibnu Abu Syaibah berkata dalam meriwayatkan Hadits tersebut; dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam.
( HR. Muslim – 4720)
Mutiara Hadis
- Sifat Jujur merupakan sifat terpuji yang dituntut keberadaannya dari kaum mukmin baik laki-laki maupun perempuan.
- Bersifat jujurlah karena dengan itu akan membawamu kepada al-Birr (melakukan segala kebaikan) dan dengan kebaikan itu akan membawamu kesurga yang merupakan kepuncak keinginan.
- Kejujuran merupakan kebaikan dan penyelamat didunia dan akhirat.
- Kejujuran yang paling tinggi adalah as-Shiddiqiyah yaitu ketundukan kepada rasulullah dan keikhlasan yang sempurna kepada Allah swt.
- Diantara tanda kejujuran adalah tenangnya hati dan tanda kedustaan adalah kebimbangan hati