عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ :
مَا يُصِيبُ الْمُسْلِمَ مِنْ نَصَبٍ وَلَا وَصَبٍ وَلَا هَمٍّ وَلَا حُزْنٍ وَلَا أَذًى وَلَا غَمٍّ حَتَّى الشَّوْكَةِ يُشَاكُهَا إِلَّا كَفَّرَ اللَّهُ بِهَا مِنْ خَطَايَاهُ
(رواه البخاري)
Artinya: Dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda:
“Tidaklah seorang muslim tertimpa suatu penyakit dan keletihan, kehawatiran dan kesedihan, dan tidak juga gangguan dan kesusahan bahkan duri yang melukainya melainkan Allah akan menghapus kesalahan-kesalahannya.”
(HR. Bukhari 5210)
Mutiara Hadis
- Semua orang pernah merasakan bentuk dari musibah atau masalah, maka wajib bersabar atasnya. Dan seyogyanya ia mengambil sebab-sebab keselamatan dari musibah sebagai bentuk tawakal kepada Allah
- Hadis ini dan hadis-hadis sejenisnya membawa kabar gembira bagi setiap muslim, dimana tidaklah mereka merasakan musibah dunia melainkan mereka akan mendapatkan penghapusan dosa-dosa ataudiangkat derajat di sisi Allah ta’ala.
- Wajib bagi seorang muslim memohon kepada Allah keselamatan dan kesehatan dari musibah sebelum menimpanya dan setelah menimpanya juga.
Redaksi Hadis lain: Ahmad no. 7684, 8070, 10714, 10759, 10908, 11024, 11345. Darimi no. 2868