حَدَّثَنِي حَرْمَلَةُ بْنُ يَحْيَى أَنْبَأَنَا ابْنُ وَهْبٍ قَالَ أَخْبَرَنِي يُونُسُ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَعَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ:
مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُتْ وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلْيُكْرِمْ جَارَهُ وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلْيُكْرِمْ ضَيْفَهُ
Artinya: “Telah menceritakan kepada kami Harmalah bin Yahya telah memberitakan kepada kami Ibnu Wahab dia berkata, telah mengabarkan kepadaku Yunus dari Ibnu Syihab dari Abu Salamah bin Abdurrahman dari Abu Hurairah dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda:
“Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah dia mengucapkan perkataan yang baik atau diam. Dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah dia memuliakan tetangganya. Dan barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah dia memuliakan tamunya.”
( HR. Muslim – 67)
Mutiara Hadis
- Maksud beriman dengan Allah dan hari akhir adalah orang yang beriman dengan keimanan yang sempurna maka dengan keimanannya dapat menyelamatkannya dari adzab Allah.
- Berkata baik atau diam maksudnya menunjukkan bahwa perkataan baik itu lebih utama dari pada diam tapi diam lebih utama daripada berkata buruk. Maka oleh sebab itu Rasulullah lebih mendahulukan berkata baik daripada diam.
- Sedangkan kalimat memuliakan tetangganya dan memuliakan tamunya adalah menyatakan bahwasannya adanya hak untuk tetangga dan tamunya. Maka hendaklah bersikap baik kepada mereka.
- Hadis ini merupakan anjuran untuk berkata baik atau diam serta memuliakan tetangga dan tamu-tamu.
Hadis diatas terdapat juga dalam hadis lain, diantaranya Al-Bukhari : 5559, 5671, 5673, At-Tirmizi: 2424, Abu Daud : 4487, Ibnu Majah : 3961, Ahmad : 7307, 7325, 9223, 9588