Hadis 3: Bekerja Mandiri


عَنْ الْمِقْدَامِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ:

مَا أَكَلَ أَحَدٌ طَعَامًا قَطُّ خَيْرًا مِنْ أَنْ يَأْكُلَ مِنْ عَمَلِ يَدِهِ وَإِنَّ نَبِيَّ اللَّهِ دَاوُدَ عَلَيْهِ السَّلَام كَانَ يَأْكُلُ مِنْ عَمَلِ يَدِه
(رواه البخاري)

Artinya: “Dari Al-Miqdam r.a. dari Rasulullah saw bersabda:

“Tidak ada seorang yang memakan satu makananpun yang lebih baik dari makanan hasil usaha tangannya sendiri. Dan sesungguhnya Nabi Allah, Daud a.s. memakan makanan dari hasil usahanya sendiri”.
(Hadis riwayat Bukhari No. 1930)

 

Mutiara Hadis

  • Rasulullah saw mendorong sahabat-sahabatnya untuk bekerja dan mandiri.
  • Dikatakan bahwa pribadi yang paripurna adalah pribadi yang rajin. Bila sesorang melakukan pekerjaannya dengan sungguh-sungguh dan penuh efektivitas berarti ia mengartikulasikan ambisinya secara benar demi kemajuan dan kesempurnaan diri.