Pondasi Pendidikan Islam


حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللهِ بْنُ مُوْسَى قَالَ أَخْبَرَنَا حَنْظَلَةُ بْنُ أَبِى سُفْيَانَ عَنْ عِكْرِمَةَ بْنِ خَلِدٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا قال قال رَسُولُ اللهُ ﷺ (بُنِيَ الإِسْلاَمُ عَلَى خَمْسٍ: شَهَادَةِ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ، وَإِقَامِ الصَّلاَةِ، وَإِيْتَاءِ الزَّكَاةِ، وَالحَجِّ ، وَصَوْمِ رَمَضَانَ) رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ

Ubaidullah bin Musa telah menceritakan kepada kami ia berkata, ‘Telahmengabarkan kepada kami Hanzhalah bin Abi Sufyan dari lkrimah bin Khalid dari lbnu Umar r.a ia berkata, Rasulullah Saw bersabda : lslam dibangun atas lima perkara : syahadat laa ilaha illa allah wa anna muhammadan rasulullah, menegakkan shalat, membayar zakat, menunaikan ibadah haji, dan mengerjakan puasa ramadhan. (H.R Bukhari Kitab Iman no.8)

Syarah Hadis : Ibn Hajar berkata dalam al-Fath “perkataan al-Bukhari du’aukum artinya iman kalian”. An-Nawawi menyebutkan “dalam banyak naskah disini tercantum kata ‘bab’ dan ini merupakan kekeliruan besar, yang benar kata ‘bab’ tersebut tidak dicantumkan dan tidak boleh memasukkan kata ‘bab’ disini, sebab tidak ada memiliki hubungan apa-apa. Syaikh Utsaimin berkata “ dalam berbagai riwayat yang bersambung sanadnya, sahih disebutkan kata ‘bab’, diantaranya ialah riwayat Abu Dzarr. Hanya saja al-Kirmani berkata “ sesungguhnya menurut naskah yang diperoleh secara sima’i oleh al-Firabri kata ‘bab’ tidak dicantumkan.