عَنْ حَبِيبِ بْنِ عُبَيْدٍ عَنْ مُعَاذٍ أَنَّ النَّبِيَّ ﷺ قَالَ:
يَكُونُ فِي آخِرِ الزَّمَانِ أَقْوَامٌ إِخْوَانُ الْعَلَانِيَةِ أَعْدَاءُ السَّرِيرَةِ
فَقِيلَ يَا رَسُولَ اللَّهِ فَكَيْفَ يَكُونُ ذَلِكَ؟ قَالَ النَّبِيَّ ﷺ :
ذَلِكَ بِرَغْبَةِ بَعْضِهِمْ إِلَى بَعْضٍ وَرَهْبَةِ بَعْضِهِمْ إِلَى بَعْضٍ
(رواه أحمد)
Dari Habib bin ‘Ubaid dari Mu’adz bin Jabal bahwa Nabi saw bersabda:
Diakhir zaman akan ada kaum-kaum yang bersaudara secara nyata namun bermusuhan secara sembunyi-sembunyi.
Ia bertanya, “Wahai Rasulullah! Bagaimana itu bisa terjadi”. Rasulullah saw bersabda:
Itu karena kecintaan sebagian dari mereka atas yang lain dan ketakutan sebagian dari mereka atas yang lain.
(HR. Ahmad)
Penjelasan:
- Allah menghendaki di antara hambanya saling mencintai, memaafkan dan mengampuni kesalahan.
- Ini sudah terjadi saat ini sebab telah banyak manusia takut akan dampak apabila bermusuhan seperti perangkat desa yang bawahannya takut kepada atasan karena akan berdampak pada pendampatan apabila bermusuhan.
- Kecintaan ini dapat dipahami sebagai keserakahan untuk mengusai segala sesuatu yang ia senangi tanpa memperdulikan kondisi orang lain.
Musnad Ahmad, No. 21043.