Membangun Masjid untuk Dibangga-banggakan


عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ عَن النَّبِيِّ ﷺ قَالَ:

لَا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى يَتَبَاهَى النَّاسُ فِي الْمَسَاجِدِ

(رواه الدارمي)

Dari Abu Qilabah dari Anas bin Malik dari Nabi saw, beliau bersabda:

Tidaklah terjadi Hari Kiamat hingga orang-orang saling membangga-banggakan masjid.

(HR. al-Darimi)

Penjelasan:

  1. Nabi Muhammad di zaman ketika masjid-masjid masih sangat sederhana, telah memprediksikan akan adanya suatu zaman di mana umat muslim saking berkecukupannya sampai mampu membangun masjid yang sangat megah dan mewah untuk dibangga-banggakan.
  2. Pada masa sekarang, prediksi ini mulai terjadi sedikit demi sediki, di mana antara satu desa dengan yang lain saling berlomba-lomba untuk membangun masjid yang megah, bahkan antar kelurahan. Padahal masjid tersebut belum tentu diramaikan.
  3. Contoh kasus lain adalah masjid-masjid yang dibangun oleh seseorang atau sebuah partai yang sedang berkampanye demi mendulang suara di samping untuk berbangga-bangga.

Sunan al-Darimi, No. 1372. Lihat juga: Sunan al-Nasa’i, No. 682. Sunan Abu Dawud, No. 379. Sunan Ibn Majah, No. 731. Musnad Ahmad, No. 11931, 12016, 12079, 12925, 13509.