Ridha


عَنْ الْعَبَّاسِ بْنِ عَبْدِ الْمُطَّلِبِ أَنَّهُ سَمِعَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ:

ذَاقَ طَعْمَ الْإِيمَانِ مَنْ رَضِيَ بِاللَّهِ رَبًّا وَبِالْإِسْلَامِ دِينًا وَبِمُحَمَّدٍ رَسُولًا

(رواه مسلم)

Dari al-Abbas bin Abdul Muththalib bahwa dia mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: 

“Orang yang ridla dengan Allah sebagai Rabb dan Islam sebagai agama serta Muhammad sebagai Rasul, maka dia telah merasakan nikmatnya iman.”

(HR. Muslim no. 49) 

Mutiara Hadis:

  • Kewajiban ridha menjadikan Allah sebagai Rabb, Islam sebagai agama dan Muhammad sebagai utusan-Nya.
    Jika iman menggenang di hati, maka seseorang akan merasakan kelezatan dan kemanisan iman. Dimudahkan-Nya untuk mengamalkan ajaran-ajaran Islam yang menjadi tuntutannya.
    Kemanisan iman ditandai dengan adanya kelezatan dalam mengukir ketaatan dan selalu berminat melaksanakannya.

Abu Dawud no. 1306, Tirmidzi no. 2547, Ahmad no. 1682, 1683, 10679, 18200 .