Hadis 13: Keutamaan Sepertiga Malam


عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ. أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ قَالَ:

“يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الْآخِرُ يَقُولُ مَنْ يَدْعُونِي فَأَسْتَجِيبَ لَهُ مَنْ يَسْأَلُنِي فَأُعْطِيَهُ مَنْ يَسْتَغْفِرُنِي فَأَغْفِرَ لَهُ”

Dari Abu Hurairah ra, bahwa Rasulullah SAW bersabda:

“Rabb Tabaaraka wa Ta’ala kita turun di setiap malam ke langit dunia pada sepertiga malam terakhir dan berfirman: “Siapa yang berdo’a kepada-Ku pasti Aku kabulkan dan siapa yang meminta kepada-Ku pasti Aku penuhi dan siapa yang memohon ampun kepada-Ku pasti Aku ampuni.”

Kandungan Hadis:
– Shalat tahajjud lebih utama dilaksanakan pada sepertiga malam.
– Salah satu keutamaan shalat tahajjud adalah sebagaimana firman Allah SWT yang mengatakan bahwa barang siapa yang berdoa kepadaNya pasti akan diijabah.

HR. al-Bukhari: 1077