Memahami Standar Pemahaman Murid


قال الامام البخاري رحمه الله:
وَقَالَ عَلِيٌّ: حَدِّثُوا النَّاسَ بِمَا يَعْرِفُونَ أَتُحِبُّونَ أَنْ يُكَذَّبَ اللَّهُ وَرَسُولُهُ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُوسَى عَنْ مَعْرُوفِ بْنِ خَرَّبُوذٍ عَنْ أَبِي الطُّفَيْلِ عَنْ عَلِيٍّ بِذَلِكَ

Imam al-Bukhori Berkata R.A berkata:

Dan Ali berkata, “Berbicaralah dengan manusia sesuai dengan kadar pemahaman mereka, apakah kalian ingin jika Allah dan rasul-Nya didustakan?” Telah menceritakan kepada kami ‘Ubaidullah bin Musa dari Ma ‘ruf bin Kharrabudz dari Abu Ath Thufail dari ‘Ali seperti itu.“

Pesan-Pesan Hadis

  1. Berbicara dengan orang lain dengan baik dan sesuai dengan kadar pemahaman mereka
  2. Memahami kadar pemahaman lawan bicara menghindarkan dari kesalahpahaman dan keinginan untuk berkata dusta terhadap lawan bicara

 

Hadis ini tidak terdapat dalam kitab Kutubut Tis’ah lainnya