Hadis Ketiga


قال الامام الترمذي رحمه الله:
حَدَّثَنَا مَحْمُودُ بْنُ غَيْلَانَ حَدَّثَنَا أَبُو دَاوُدَ أَنْبَأَنَا شُعْبَةُ عَنْ سِمَاكِ بْنِ حَرْبٍ قَال: سَمِعْتُ عَبْدَ الرَّحْمَنِ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ يُحَدِّثُ عَنْ أَبِيهِ قَالَ: سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ:

نَضَّرَ اللَّهُ امْرَأً سَمِعَ مِنَّا شَيْئًا فَبَلَّغَهُ كَمَا سَمِعَ فَرُبَّ مُبَلِّغٍ أَوْعَى مِنْ سَامِعٍ.
قَالَ: أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ وَقَدْ رَوَاهُ عَبْدُ الْمَلِكِ بْنُ عُمَيْرٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ

Imam al-Tirmidzi  Berkata R.A berkata:

Mahmud bin Ghoilan telah bercerita kepada kami, bahwa Abu Daud telah bercerita kepada kami, bahwa Syu’bah telah memberitakan kepada kami dari Simak bin Harb dia berkata; aku mendengar Abdurrahman bin Abdullah bin Mas’ud bercerita dari bapaknya dia berkata; aku mendengar Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Allah akan memperindah seseorang yang mendengar sesuatu dariku kemudian dia sampaikan sebagaimana dia mendengarnya, maka bisa jadi orang yang menyampaikan lebih faqih dari yang mendengar”. Abu Isa berkata; ‘hadits ini hasan shahih, Abdul Malik bin Umair telah meriwayatkannya dari Abdurrahman bin Abdullah.‘

(HR Tirmidzi 2581, sahih)

Pesan-Pesan Hadis :

  1. Orang-orang yang mau menuntut ilmu (mendengarkan penjelasan mengenai suatu ilmu) maka Allah senantiasa akan memberikan pahala (balasan yang baik) orang tersebut baik berupa balasan di dunia maupun di akhirat
  2. Orang yang mendengarkan suatu ilmu kemudian melanjutkannya dengan menyebarkan ilmu tersebut hal tersebut lebih utama daripada hanya tidak menyebarkannya
  3. Keutamaan orang yang menyebarkan ilmu yang didengarnya adalah Allah akan memberikan pemahaman yang lebih daripada orang yang mendengarkan ilmu tersebut namun tidak menyebarkannya.

Selain oleh at Tirmidzi, hadis ini juga diriwayatkan Abu Daud 3157, Tirmidzi 2582, Ibnu Majah 228