Cara Membaca Ta’awwudz


Karena teks bacaan ta’awwudz tidak tertulis di setiap awal surat seperti basmalah, maka banyak sekali kita temukan berbagai macam kesalahan dalam membacanya. Selain tidak langsung melihat teks, biasanya bacaan tersebut berdasarkan hafalan pembaca yang diperoleh atau mendengar pada masa kecil. Karena asal dengar dan tidak ada yang menyimak dan mengoreksi, maka berbagai macam kesalahan dalam membaca tidak bisa dielakkan begitu saja.

Perhatikan sekali lagi teks ta’awwudz :

أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ لشَّيْاطَانِ الرَّجِيْمِ

Audio

Perhatikan huruf demi huruf dan ucapkan dengan benar, terutama huruf-huruf yang berwarna merah

Beberapa kesalahan umum yang sering terjadi ketika membaca lafaz ta’awwudz adalah pada huruf yang berwarna merah tersebut, misalnya :

  • Huruf ع pada lafazh أَعُوْذُ dibaca dengan hamzah (أ).
  • Huruf ذ pada lafazh أَعُوْذُ sering dibaca dengan huruf Zai (ز) sehingga bunyinya menjadi ِA’uuzu. Atau juga sering juga banyak orang membaca huruf Dzal tersebut dengan huruf Jim (ج) sehingga buninya menjadi A’uuju”. Atau juga huruf Dzal tersebut dibaca dengan huruf Dal (د), sehingga bunyinya menjadi “A’uudu”.
  • Huruf ش (Syin) pada lafazh مِنَ لشَّيْاطَانِ  sering sekali dibaca dengan huruf س (Sin) sehingga bunyinya menjadi “minas saitooni”. Begitu juga huruf ط (Tha’) pada lafazh tersebut sering dibaca dengn Ta’ (ت), sehingga bunyinya menjadi “minasy syaitooni.”
  • Huruf ج (Jim) pada lafazh الرَّجِيْمِ terkadang ada sebagian orang yang membacanya dengan Zai (ز) sehingga bunyinya menjadi “roziim”.