Biografi Imam al-Darimiy
Nama lengkap: Abdullah bin Abdurrahman bin Fadl bin Bahram bin Abdul Shamad ad-Darimi al-Tamimi
TTL: dilahirkan bertepatan dengan tahun wafat Ibnu al- Mubarak yaitu pada tahun 181 H (797 M). Imam ad-Darimi meninggal setelah ashar tahun 255 H (869 M) bertepatan dengan hari tarwiyah yang kemudian dikebumikan pada hari Jumat yang bertepatan dengan hari Arafah.
Rihlah ilmiah
Dalam rihlah intelektualnya Imam ad-Darimi melakukan perjalanan menuju Khurasan dan belajar hadis kepada para ulamanya. Bahkan tidak berhenti sampai di Khurasan melainkan melanjutkan perjalanannya menuju Iraq, Kufah, Wasit, Bashrah, Syam, Hims, Suwar, Hijjaz, Mekkah dan Medinah.
Gurunya:
- Yazid bin Harun
- Ya’la bin ‘Ubaid
- Ja’far bin ‘Aun
- Basyr bin Umar al-Zahrani
- Ubaidillah bin Abdul Hamid bin al-Hanafi
- Hasyim bin al-Qasim,
- Usman bin Umar bin Faris
- Said ibn Amir al-Duba‟I dan lainnya.
Muridnya:
- Imam Muslim bin Hajjaj
- Imam Abu Dawud
- Imam Abu
- Isa al-Tirmdzi
- Abdul Humaid
- Raja bin Murji
- al-Hassan bin al-Sahabbah al- Bazzar
- Muhammad bin Basyar
- Muhammad bin Yahya,
Karya-karya
- Sunan ad-Darimi
- Sulusiyat (kitab hadis)
- Al-Jami’dan Tafsir.
Kontribusi:
Karyanya dalam kitab sunan ad-dairimiy ini tidak lebih rendah derajatnya dibandingkan dengan kitab Sunan, bahkan sebagian ulama berpendapat bahwa kitab ini dapat dijadikan sebagai salah satu kitab induk hadis yang menggantikan Sunan Ibnu Majah.