Imam Abu Dawud


Biografi Imam Abu Dawud

Nama lengkap Abu Daud: adalah Abu Dawud Sulaiman Bin al-Asy’as Bin Ishaq Al-Azdy al-Sijistaniy.

TTL: la dilahirkan pada 202 H di Sijistani

Rihlah Ilmiah

Dalam usianya kurang lebih dua puluh tahun, ia telah berkelana ke Baghdad
Setelah dewasa, beliau melakukan rihlah dengan intensif untuk mempelajari Hadits. Ia melakukan perjalanan ke Hijaz, Syam, Irak, Jazirah Arab dan Khurasan untuk bertemu ulama-ulama Hadis.

Gurunya:

  • Abdullah bin raja’
  • Daud bin Ibrahim
  • Abu Amar ad-Darir
  • al–Qan’abi
  • Ahmad bin Hanbal
  • Abdul Walid at-Tayalisiseperti Qutaibah bin sa’id
  • Ahmad bin Hanbal,dan Usman bin Abu Syaibah

Muridnya:

  • Abu Bakar bin Dassah
  • Abu Isa at – Tirmizi
  • putranya sendiri Abu Bakar bin Abu Daud
  • Abu Abdur Rahman an–Nasa’ i, Abu Awana,
  • Abu Ali al – Lu’i,
  • Abu Sa’ id al–Arabi
  • Abu Salim Muhammad bin Sa id al–Jaldawi dan yang lainnya

Karya-karya

  • Al-Marasil
  • Masail al-Imam Ahmad
  • Al-Naskh wa al-Mansukh
  • Risalah fí Wasf Kitab al-Sunan
  • Al-Zuhd
  • Ijabat al-Salawat al-‘Ajjuri
  • As’illah Ahmad bin Hanbal
  • Tasmiyah al-Akhwan
  • Qaul Adar Al-Ba’as wa Al-Nusyur
  • Al-Masa’il allati Halaf “Alaihi Al-Imam Ahmad Dala’il Al-Ansar
  • Fadha’il Al-Ansar, dan lainnya.

Kontribusi :

Yang paling populer adalah kitab sunan Abu Dawud. Menurut riwayat Abu Ali bin Ahmad bin ‘Amr Al-Lu’lui Al-Basri, seorang ulama’ Hadits mengatakan: Hadits telah dilunakkan Abu Dawud, sebagaimana besi telah dilunakkan Nabi Daud”. Ungkapan tersebut adalah perumpamaan bagi seorang ahli Hadits, yang telah mempermudah yang rumit dan mendekatkan yang jauh, serta memudahkan yang sukar.