Biografi Imam Nasa’i

Nama lengkap: Nama lengkap Imam al-Nasa’i adalah Ahmad bin Shuaib bin Ali bin Sinan bin Bahr bin Dinar, dan diberi gelar dengan Abu Abd al-Rahman al-Nasa’i.
TTL: dilahirkan pada tahun 215 H. dikota Nasa’ yang masih termasuk wilayah Khurasan. Kepada tempat kelahiran beliau inilah namanya dinisbatkan. Beliau meninggal di Ramlah pada hari senin tanggal 13 Safar tahun 303 H. Ia meninggal pada usia 85 atau 88 tahun
Rihlah Ilmiah
Tatkala beliau menginjak usia remaja timbulah keinginan dalam dirinya untuk mencari hadits Nabi. Maka ketika usianya menginjak 15 tahun, mulailah beliau mengadakan perjalanan ke hijaz, Irak, Syam, dan daerah-daerah lainnya yang masih berada di Jazirah Arab untuk mendengarkan dan mempelajari Hadits Nabi dari para ulama yang di kunjunginya.
Guru-gurunya:
- Imam al-Bukhari
- Imam Muslim
- Imam Abu Dawud
- Imam al-Tirmidzi
- Imam al-Nasa’i
- Qutaibah bin Sa’id
- Ishaq bin Ibrahim
- Ishaq bin Rahawaih
- al-Harits bin Miskin
- Ali bin Kasyram
- Imam Abu Dawud serta Imam Abu Isa al-Tirmidzi
Muridnya:
- Abu al-Qasim al-Thabarani
- Abu Ja’far al-Thahawi
- al-Hasan bin al-Khadir al-Suyuti
- Muhammad bin Muawiyah bin al-Ahmar al-Andalusi, dan lainnya
Karya-karya
- al-Sunan al-Kubra,
- al-Sunan al-Sughraal-Khashais
- Fadhail al-Shahabah, dan
- al-Manasik.
Kontribusi :
Imam al-Nasa’i sangat teliti dalam menyeleksi hadis-hadis yang termuat dalam kitab pertama. Oleh karenanya, banyak ulama berkomentar “Kedudukan kitab al-Sunan al-Sughra dibawah derajat Shahih al-Bukhari dan Shahih Muslim.